Latar Belakang
Inggris dan Italia akan bertemu dalam laga perdana Grup C kualifikasi Euro 2024 pada Kamis (23/3/2023) pukul 02.45 WIB di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli. Pertandingan ini merupakan ulangan dari final Euro 2020 yang dimenangkan oleh Italia melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu.Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk memulai kualifikasi dengan baik dan menunjukkan bahwa mereka masih menjadi tim terbaik di Eropa. Inggris ingin membalas dendam atas kekalahan mereka di final Euro 2020 dan membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan Italia di kandangnya. Sementara itu, Italia ingin mempertahankan gelar juara Eropa mereka dan melanjutkan rekor tak terkalahkan mereka yang sudah mencapai 37 pertandingan.
Analisis Tim
Italia
Italia datang ke pertandingan ini dengan modal yang bagus setelah mengalahkan Austria 2-0 dalam laga uji coba pada Minggu (19/3/2023). Gol-gol dari Lorenzo Insigne dan Federico Chiesa membuat Italia meraih kemenangan perdana mereka di tahun 2023.Pelatih Roberto Mancini tidak banyak mengubah skuadnya dari tim yang menjuarai Euro 2020. Ia masih mengandalkan Gianluigi Donnarumma sebagai penjaga gawang utama, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini sebagai bek tengah tangguh, Jorginho sebagai gelandang pengatur tempo, dan Ciro Immobile sebagai penyerang haus gol.
Namun, ada beberapa pemain baru yang masuk ke dalam skuad Italia seperti bek kanan Alessandro Florenzi yang dipinjamkan ke AC Milan dari Paris Saint-Germain, gelandang serang Manuel Locatelli yang pindah ke Juventus dari Sassuolo, dan penyerang Moise Kean yang kembali ke Juventus dari Everton.
Italia dikenal sebagai tim yang solid, disiplin, dan kompak. Mereka mampu menguasai bola dengan baik dan menciptakan peluang-peluang berbahaya dengan pergerakan cepat dan kombinasi akurat. Mereka juga memiliki pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus oleh lawan-lawannya.
Inggris
Inggris harus menelan pil pahit setelah gagal menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Mereka kalah 1-2 dari Prancis di babak 16 besar setelah sempat menyamakan kedudukan melalui gol Harry Kane. Gol-gol Prancis dicetak oleh Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud.Pelatih Gareth Southgate masih mempercayakan skuadnya kepada para pemain muda berbakat seperti Phil Foden, Jadon Sancho, Mason Mount, Declan Rice, Bukayo Saka, Jude Bellingham, Reece James, dan Trent Alexander-Arnold. Ia juga masih memiliki pemain-pemain senior seperti Harry Kane, Raheem Sterling, Jordan Henderson, Harry Maguire, John Stones, Kyle Walker, dan Jordan Pickford.
Inggris memiliki tim yang berisi pemain-pemain berkualitas tinggi yang bermain di klub-klub besar Eropa. Mereka memiliki kecepatan, kekuatan fisik, kreativitas, dan ketajaman di lini depan. Mereka juga bisa beradaptasi dengan berbagai formasi dan strategi sesuai dengan situasi pertandingan.
Prediksi Skor
Pertandingan antara Inggris vs Italia diprediksi akan berjalan sengit dan seru. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas pemain luar biasa dan ambisi untuk menang. Namun, skuat asuhan Roberto Mancini sedikit diuntungkan setelah akan bermain di hadapan para pendukungnya.
Susunan Pemain
Italia (4-3-3)
Donnarumma: Penjaga gawang utama Italia yang bermain untuk Paris Saint-Germain. Ia memiliki refleks yang baik dan pengalaman yang banyak di level internasional.Florenzi: Bek kanan yang dipinjamkan ke AC Milan dari Paris Saint-Germain. Ia memiliki kecepatan dan stamina yang tinggi dan bisa memberikan umpan silang yang akurat.
Bonucci: Bek tengah yang bermain untuk Juventus. Ia adalah kapten tim dan pemimpin lini belakang Italia. Ia memiliki kemampuan membaca permainan dan melakukan intersep yang baik.
Chiellini: Bek tengah yang bermain untuk Juventus. Ia adalah wakil kapten tim dan rekan setia Bonucci di lini belakang Italia. Ia memiliki fisik yang kuat dan tekel yang keras.
Emerson: Bek kiri yang dipanggil menggantikan Federico Dimarco yang cedera. Ia bermain untuk Lyon setelah dipinjamkan dari Chelsea. Ia memiliki kecepatan dan dribel yang baik dan bisa membantu serangan.
Barella: Gelandang kanan yang bermain untuk Inter Milan. Ia adalah gelandang box-to-box yang bisa memberikan energi dan kreativitas di lini tengah Italia. Ia memiliki kemampuan menembak dan mencetak gol dari jarak jauh.
Jorginho: Gelandang tengah yang bermain untuk Chelsea. Ia adalah gelandang pengatur tempo yang bisa mengontrol permainan dan mendistribusikan bola dengan baik. Ia juga ahli dalam mengeksekusi penalti.
Locatelli: Gelandang kiri yang pindah ke Juventus dari Sassuolo. Ia adalah gelandang serba bisa yang bisa bertahan maupun menyerang. Ia memiliki visi dan umpan terobosan yang bagus.
Insigne: Penyerang kiri yang bermain untuk Napoli. Ia adalah kapten klubnya dan salah satu pemain terbaik Italia. Ia memiliki kecepatan, dribel, dan teknik yang luar biasa. Ia juga bisa mencetak gol spektakuler dari sudut sulit.
Retegui: Penyerang tengah yang kembali ke Juventus dari Everton. Ia adalah striker kelahiran Argentina yang dipilih oleh Mancini sebagai starter karena absennya Immobile dan Raspadori. Ia memiliki fisik, kekuatan, dan ketajaman di depan gawang.
Kean: Penyerang kanan yang kembali ke Juventus dari Everton. Ia adalah striker muda berbakat yang bisa mencetak gol dengan mudah. Ia memiliki kecepatan, insting, dan finishing touch yang bagus.
Inggris (4-2-3-1)
Pickford: Penjaga gawang utama Inggris yang bermain untuk Everton. Ia memiliki refleks dan penguasaan bola udara yang baik. Ia juga bisa memberikan umpan panjang kepada para penyerangnya.James: Bek kanan yang bermain untuk Chelsea. Ia adalah bek modern yang bisa bertahan maupun menyerang dengan baik. Ia memiliki stamina dan umpan silang yang bagus.
Stones: Bek tengah yang bermain untuk Manchester City. Ia adalah bek yang tenang dan cerdas dalam membaca permainan. Ia memiliki kemampuan mengoper bola dan melakukan intersep yang baik.
Maguire: Bek tengah yang bermain untuk Manchester United. Ia adalah kapten tim dan pemimpin lini belakang Inggris. Ia memiliki fisik yang kuat dan tekel yang keras. Ia juga bisa mencetak gol dari situasi bola mati.
Walker: Bek kiri yang bermain untuk Manchester City. Ia adalah bek yang cepat dan tangguh. Ia bisa menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Ia juga bisa bermain sebagai bek tengah jika diperlukan.
Rice: Gelandang bertahan yang bermain untuk West Ham United. Ia adalah gelandang yang disiplin dan tangguh. Ia bisa menjaga posisi dan meredam serangan lawan. Ia juga bisa membantu membangun serangan dari belakang.
Henderson: Gelandang box-to-box yang bermain untuk Liverpool. Ia adalah wakil kapten tim dan pemain pengalaman di level internasional. Ia bisa memberikan energi dan kreativitas di lini tengah Inggris. Ia juga bisa mencetak gol dari jarak jauh.
Sancho: Penyerang kanan yang pindah ke Manchester United dari Borussia Dortmund. Ia adalah penyerang muda berbakat yang memiliki kecepatan, dribel, dan teknik yang luar biasa. Ia juga bisa memberikan umpan terobosan dan mencetak gol dengan mudah.
Foden: Penyerang tengah yang bermain untuk Manchester City. Ia adalah penyerang muda bintang yang memiliki visi dan kreativitas yang tinggi. Ia bisa mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya dengan pergerakan cerdiknya.
Sterling: Penyerang kiri yang bermain untuk Manchester City. Ia adalah penyerang yang cepat dan lincah. Ia bisa menembus pertahanan lawan dengan dribel dan gerakannya yang gesit. Ia juga bisa mencetak gol dari berbagai posisi dan sudut.
Kane: Penyerang tengah yang bermain untuk Tottenham Hotspur. Ia adalah kapten tim dan penyerang terbaik Inggris. Ia memiliki insting dan ketajaman yang luar biasa di depan gawang. Ia juga bisa memberikan umpan dan assist kepada rekan-rekannya.
Kesimpulan
Inggris vs Italia adalah pertandingan yang sangat menarik dan penting untuk menentukan siapa yang akan memimpin Grup C kualifikasi Euro 2024. Kedua tim memiliki sejarah panjang dan rivalitas yang kuat di level Eropa. Pertemuan terakhir mereka di final Euro 2020 berakhir dengan kemenangan Italia melalui adu penalti.
Kedua tim memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Italia memiliki tim yang solid, disiplin, dan kompak. Mereka mampu menguasai bola dengan baik dan menciptakan peluang-peluang berbahaya dengan pergerakan cepat dan kombinasi akurat. Mereka juga memiliki pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus oleh lawan-lawannya.
Inggris memiliki tim yang berisi pemain-pemain berkualitas tinggi yang bermain di klub-klub besar Eropa. Mereka memiliki kecepatan, kekuatan fisik, kreativitas, dan ketajaman di lini depan. Mereka juga bisa beradaptasi dengan berbagai formasi dan strategi sesuai dengan situasi pertandingan.
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah 1-1. Italia akan mencetak gol lebih dulu melalui Ciro Immobile, namun Inggris akan menyamakan kedudukan melalui Harry Kane. Pertandingan ini akan berakhir imbang tanpa gol tambahan di babak kedua. Kedua tim akan puas dengan hasil ini dan bersiap untuk laga-laga selanjutnya di Grup C kualifikasi Euro 2024.
FAQ
- Kapan dan di mana pertandingan Italia vs Inggris digelar?
- Pertandingan Italia vs Inggris digelar pada Kamis (23/3/2023) pukul 02.45 WIB di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli.
- Bagaimana cara menonton pertandingan Italia vs Inggris secara langsung?
- Pertandingan Italia vs Inggris dapat ditonton secara langsung melalui iNews TV atau live streaming melalui aplikasi atau situs RCTI+.
- Apa saja latar belakang pertemuan Italia vs Inggris?
- Pertemuan ini merupakan ulangan dari final Euro 2020 yang dimenangkan oleh Italia melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu. Kedua tim juga bertemu dua kali di fase grup UEFA Nations League 2022/2023 dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Italia di kedua pertandingan tersebut.
- Siapa saja pemain yang absen dari kedua tim?
- Dari kubu Italia, beberapa pemain seperti Federico Chiesa, Giacomo Raspadori dan Federico Di Marco absen lantaran mengalami cedera. Sementara dari kubu Inggris, Marcus Rashford, Mason Mount, dan Nick Pope absen karena cedera.
- Apa saja prediksi skor untuk pertandingan ini?
- Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit dan seru. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas pemain luar biasa dan ambisi untuk menang. Namun, skuat asuhan Roberto Mancini sedikit diuntungkan setelah akan bermain di hadapan para pendukungnya. Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah 1-1.







